Pesan Bagus Dari TDW

"Orang Miskin dan Kelas Menengah Bekerja Untuk Orang Kaya Sehingga Uang Bekerja Untuk Mereka"

Seringkali kita dengar sebuah cerita yang biasa terjadi, orang menengah begitu lulus sekolah mereka
bekerja dan kemudian ketika mereka menemukan pasangan mereka menikah dan
karena dua-duanya bekerja mereka merasa cukup dapat penghasilan.

Untuk itu mereka memberanikan diri untuk mencicil rumah.
Dan kemudian datang lah kabar gembira bahwa si perempuan hamil.
Maka untuk itu si lelaki bekerja lebih keras lagi untuk menyambut kehadiran sang bayi.
Sehingga begitu bayi lahir dan bayi berikutnya lahir, keduanya termotivasi untuk mengejar uang lebih keras lagi.
Waktu berlalu dan mereka berdua dipromosikan dan naik gaji. 

Singkat Cerita

Ketika anak-anak mulai besar maka mulai menyicil mobil berikutnya.
Disaat karir melonjak lebih bagus lagi karena di angkat menjadi direktur
maka mulailah menyicil rumah mewah dan ada kolam renangnya.
Terus dan menerus sampai akhirnya mereka mati meninggalkan hutang.

Mereka seumur hidup menjadi budak uang.

Sedangkan orang kaya, mereka begitu lulus atau bahkan sebelum lulus mereka bekerja untuk mendapatkan
pengetahuan, uang dan kenalan dimana-mana. Akhirnya uang bekerja untuk mereka. Mereka menunda
kesenangan untuk mengumpulkan uang, pengetahuan, dan kenalan kemudian mereka menginvestasikan
ketiganya tadi sehingga uang bekerja untuk mereka dengan atau tanpa berkerja.

Contoh:
Mereka menyisihkan uangnya menggunakan pengetahuan serta
kenalan untuk mendapatkan usaha-usaha yang menghasilkan uang tanpa harus terlibat terlalu banyak waktu.
Mungkin mereka akan invest ke kost-kost an, sarang burung wallet, reksadana, saham
yang menghasilkan deviden, royalty, dan ketika pasif income-nya jauh lebih besar daripada gaya hidupnya,
mereka aman dalam arti yang sungguhnya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

1 komentar:

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.