Bisnis Pulsa biaya Daftar Gratis

Sahabat yang berbahagia, disini kami perkenalkan  usaha yang biaya daftarnya 100 % gratis . Usaha ini dapat dilakukan sampingan bisa dilakukan ibu rumah tangga , guru, pekerja pabrik, mahasiswa, pelajar, pedagang atau siapapun yang ingin menambah penghasilan. Usaha ini berbentuk aplikasi yang mudah dan sangat simpel karena dikemas dalam handpone android kita. Setelah mendaftar lalu isi deposit maka aplikasi ini dapat dipakai di handpone android.

Aplikasi ini dapat membantu kita dalam:

Isi pulsa hp dan token PLN
Bayar iuran BPJS
Bayar asuransi
Bayar tagihan PLN
Bayar tagihan PDAM
Beli tiket pesawat
Beli tiket kereta api
Bayar tagihan kartu kredit
Beli voucher game
Dan lain-lain

Aplikasi ini bisa dipakai untuk bisnis karena harga yang ditawarkan relatif murah. Jadi kita akan dapatkan keuntungan jika menjual langsung ke konsumen disamping cashback yang akan kita dapatkan bila kita bertransaksi. Disamping itu jika kita mengajak teman kita bergabung maka kita akan dapat bonus cashback dari transaksi  teman yang kita rekomendasikan sampai level 4.

Jadi tidak ada salahnya kalau kita gunakan aplikasi ini untuk kemudahan pribadi kita isi pulsa dan bayar tagihan bulanan kita. Dengan menjadi mitra bebas bayar ini kita dapat menolong teman , tetangga kita dan orang yang kita sayangi dalam isi pulsa dan bayar tagihan bulanan mereka. Inilah hebatnya aplikasi ini disamping kita dapat membantu orang lain tetapi kita tetap mendapatkan keuntungan.

Ayo marilah kita permudah hidup kita dan membantu orang yang kita cintai dengan bergabung bersama kami di

http://bebasbayar.com/?b=c768f77e

 Tidak ada ruginya jika bergabung.

Bisnis Pulsa biaya Daftar Gratis

Sahabat yang berbahagia, disini kami perkenalkan  usaha yang biaya daftarnya 100 % gratis . Usaha ini dapat dilakukan sampingan bisa dilakukan ibu rumah tangga , guru, pekerja pabrik, mahasiswa, pelajar, pedagang atau siapapun yang ingin menambah penghasilan. Usaha ini berbentuk aplikasi yang mudah dan sangat simpel karena dikemas dalam handpone android kita. Setelah mendaftar lalu isi deposit maka aplikasi ini dapat dipakai di handpone android.

Aplikasi ini dapat membantu kita dalam:

Isi pulsa hp dan token PLN
Bayar iuran BPJS
Bayar asuransi
Bayar tagihan PLN
Bayar tagihan PDAM
Beli tiket pesawat
Beli tiket kereta api
Bayar tagihan kartu kredit
Beli voucher game
Dan lain-lain

Aplikasi ini bisa dipakai untuk bisnis karena harga yang ditawarkan relatif murah. Jadi kita akan dapatkan keuntungan jika menjual langsung ke konsumen disamping cashback yang akan kita dapatkan bila kita bertransaksi. Disamping itu jika kita mengajak teman kita bergabung maka kita akan dapat bonus cashback dari transaksi  teman yang kita rekomendasikan sampai level 4.

Jadi tidak ada salahnya kalau kita gunakan aplikasi ini untuk kemudahan pribadi kita isi pulsa dan bayar tagihan bulanan kita. Dengan menjadi mitra bebas bayar ini kita dapat menolong teman , tetangga kita dan orang yang kita sayangi dalam isi pulsa dan bayar tagihan bulanan mereka. Inilah hebatnya aplikasi ini disamping kita dapat membantu orang lain tetapi kita tetap mendapatkan keuntungan.

Ayo marilah kita permudah hidup kita dan membantu orang yang kita cintai dengan bergabung bersama kami di

http://bebasbayar.com/?b=c768f77e

 Tidak ada ruginya jika bergabung.

Perkiraan line-up rider MotoGP 2017

Berikut ini susunan line-up rider MotoGP 2017

Repsol Honda
Dani Pedrosa
Marc Marquez

Movistar Yamaha
Valentino Rossi
Maverick Vinales

Ducati Corse
Jorge Lorenzo
Andrea Dovizioso

Suzuki Ecstar
Andrea Iannone
Alex Rins

Aprilia Gresini
Sam Lowes
Aleix Espargaro

KTM Racing
Bradley Smith
Pol Espargaro

Pramac Racing
Scott Redding
Danilo Petrucci

Marc VDS Racing
Tito Rabat
Jack Miller

Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger
Johann Zarco

LCR Honda
Cal Crutchlow

Avintia Racing
Hector Barbera
Loris Baz

Aspar Team
Alvaro Bautista

Amnesti Pajak

Apa itu Amnesti Pajak?
Amnesti pajak adalah program pengampunan yang diberikan oleh Pemerintah kepada Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan dalam SPT, dengan cara melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan.

Kemana mengajukan Amnesti Pajak?
Ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau tempat lain yang ditentukan oleh Menteri dengan membawa Surat Pernyataan.
Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau tempat lain yang ditentukan oleh Menteri juga tempat awal yang harus dituju untuk meminta penjelasan mengenai pengisian dan pemenuhan kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan dalam Surat Pernyataan

Kapan berlakunya?
Amnesti Pajak berlaku sejak disahkan hingga 31 Maret 2017, dan terbagi kedalam 3 (tiga) periode, yaitu:
1.     Periode I: Dari tanggal diundangkan s.d 30 September 2016
2.     Periode II: Dari tanggal 1 Oktober 2016 s.d 31 Desember 2016
3.     Periode III: Dari tanggal 1 Januari 2017 s.d 31 Maret 2017

Mengapa saya harus ikut?
Kebijakan Amnesti Pajak adalah terobosan kebijakan yang didorong oleh semakin kecilnya kemungkinan untuk menyembunyikan kekayaan di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia karena semakin transparannya sektor keuangan global dan meningkatnya intensitas pertukaran informasi antarnegara. Kebijakan Amnesti Pajak juga tidak akan diberikan secara berkala. Setidaknya, hingga beberapa puluh tahun ke depan, kebijakan Amnesti Pajak tidak akan diberikan lagi.
Kebijakan Amnesti Pajak, dalam penjelasan umum Undang-Undang Pengampunan Pajak, hendak diikuti dengan kebijakan lain seperti penegakan hukum yang lebih tegas dan penyempurnaan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Undang-Undang tentang Pajak Penghasilan, Undang-Undang tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, serta kebijakan strategis lain di bidang perpajakan dan perbankan sehingga membuat ketidakpatuhan Wajib Pajak akan tergerus di kemudian hari melalui basis data kuat yang dihasilkan oleh pelaksanaan Undang-Undang ini.
Ikut serta dalam Amnesti Pajak juga membantu Pemerintah mempercepat pertumbuhan dan restrukturisasi ekonomi melalui pengalihan Harta, yang antara lain akan berdampak terhadap peningkatan likuiditas domestik, perbaikan nilai tukar Rupiah, penurunan suku bunga, dan peningkatan investasi; merupakan bagian dari reformasi perpajakan menuju sistem perpajakan yang lebih berkeadilan serta perluasan basis data perpajakan yang lebih valid, komprehensif, dan terintegrasi; dan meningkatkan penerimaan pajak, yang antara lain akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan.

Kemana mengajukan Amnesti Pajak?
Ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau tempat lain yang ditentukan oleh Menteri dengan membawa Surat Pernyataan.
Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau tempat lain yang ditentukan oleh Menteri juga tempat awal yang harus dituju untuk meminta penjelasan mengenai pengisian dan pemenuhan kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan dalam Surat Pernyataan

Bagaimana caranya?
Tata cara pengajuan Amnesti Pajak adalah sebagai berikut:
1.     Wajib Pajak datang ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau tempat lain yang ditentukan oleh Menteri untuk meminta penjelasan mengenai pengisian dan pemenuhan kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan dalam Surat Pernyataan, yaitu:
o    bukti pembayaran Uang Tebusan;
o    bukti pelunasan Tunggakan Pajak bagi Wajib Pajak yang memiliki Tunggakan Pajak;
o    daftar rincian Harta beserta informasi kepemilikan Harta yang dilaporkan;
o    daftar Utang serta dokumen pendukung;
o    bukti pelunasan pajak yang tidak atau kurang dibayar atau pajak yang seharusnya tidak dikembalikan bagi Wajib Pajak yang sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan atau penyidikan;
o    fotokopi SPT PPh Terakhir; dan
o    surat pernyataan mencabut segala permohonan yang telah diajukan ke Direktorat Jenderal Pajak
o    surat pernyataan mengalihkan dan menginvestasikan Harta ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia paling singkat selama jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak dialihkan dalam hal Wajib Pajak akan melaksanakan repatriasi;
o    melampirkan surat pernyataan tidak mengalihkan Harta ke luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia paling singkat selama jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak diterbitkannya Surat Keterangan dalam hal Wajib Pajak akan melaksanakan deklarasi;
o    surat pernyataan mengenai besaran peredaran usaha bagi Wajib Pajak yang bergerak di bidang UMKM
2.     Wajib Pajak melengkapi dokumen-dokumen yang akan digunakan untuk mengajukan Amnesti Pajak melalui Surat Pernyataan, termasuk membayar uang tebusan, melunasi tunggakan pajak, dan melunasi pajak yang tidak atau kurang dibayar atau pajak yang seharusnya tidak dikembalikan bagi Wajib Pajak yang sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan atau penyidikan
3.     Wajib Pajak menyampaikan Surat Pernyataan ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau Tempat Lain yang ditentukan Menteri Keuangan.
4.     Wajib Pajak akan mendapatkan tanda terima Surat Pernyataan.
5.     Menteri atau pejabat yang ditunjuk atas nama Menteri menerbitkan Surat Keterangan dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) hari kerja terhitung sejak tanggal diterima Surat Pernyataan beserta lampirannya dan mengirimkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak kepada Wajib Pajak
6.     Dalam hal jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (4) Menteri atau pejabat yang ditunjuk atas nama Menteri belum menerbitkan Surat Keterangan, Surat Pernyataan dianggap diterima
7.     Wajib Pajak dapat menyampaikan Surat Pernyataan paling banyak 3 (tiga) kali dalam jangka waktu terhitung sejak Undang-Undang ini mulai berlaku sampai dengan tanggal 31 Maret 2017 di mana Surat Pernyataan Kedua dan Ketiga dapat disampaikan sebelum atau setelah Surat Keterangan atas Surat Pernyataan sebelumnya dikeluarkan.

Sumber: http://www.pajak.go.id/amnestipajak

Jadwal Pertandingan EURO 2016


Hasil gambar untuk jadwal euro 2016

Berikut ini jadwal Euro 2016.
BABAK PENYISIHAN GRUP
Sabtu 11 Juni 2016
Perancis vs Rumania    02.00 WIB
Albania vs Swiss    20.00 WIB
Wales vs Slovakia    23.00 WIB
Minggu 12 Juni 2016
Inggris vs Rusia    02.00 WIB
Turki vs Kroasia    20.00 WIB
Polandia vs Irlandia Utara    23.00 WIB
Senin 13 Juni 2016
Jerman vs Ukraina    02.00 WIB
Spanyol vs Republik Ceko    20.00 WIB
Republik Irlandia vs Swedia    23.00 WIB
Selasa 14 Juni 2016
Belgia vs Italia    02.00 WIB
Austria vs Hongaria    23.00 WIB
Rabu 15 Juni 2016
Portugal vs Islandia    02.00 WIB
Rusia vs Slovakia    20.00 WIB
Rumania vs Swiss    23.00 WIB
Kamis 16 Juni 2016
Perancis vs Albania    02.00 WIB
Inggris vs Wales    20.00 WIB
Ukraina vs Irlandia Utara    23.00 WIB
Jumat 17 Juni 2016
Jerman vs Polandia    2.00 WIB
Italia vs Swedia    20.00 WIB
Republik Ceko vs Kroasia    23.00 WIB
Sabtu 18 Juni 2016
Spanyol vs Turki    02.00 WIB
Belgia vs Republik Irlandia    20.00 WIB
Islandia vs Hongaria    23.00 WIB
Minggu 19 Juni 2016
Portugal vs Austria    02.00 WIB
Senin 20 Juni 2016
Rumania vs Albania    02.00 WIB
Swiss vs Perancis     02.00 WIB
Selasa 21 Juni 2016
Rusia vs Wales    02.00 WIB
Slovakia vs Inggris    02.00 WIB
Ukraina vs Polandia        23.00 WIB
Irlandia Utara vs Jerman    23.00 WIB
Rabu 22 Juni 2016
Republik Ceko vs Turki        02.00 WIB
Kroasia vs Spanyol        02.00 WIB
Islandia vs Austria        23.00 WIB
Hongaria vs Portugal        23.00 WIB
Kamis 23 Juni 2016
Italia vs Republik Irlandia        02.00 WIB
Swedia vs Belgia    02.00 WIB
16 BESAR
Sabtu, 25 Juni 2016
Runner up Grup A vs Runner up Grup C    20.0 WIB
Pemenang Grup B vs Peringkat Tiga Grup A/C/D    23.00 WIB
Minggu, 26 Juni 2016
Pemenang Grup D vs Peringkat Tiga Grup B/E/F   02.00 WIB
Pemenang Grup A vs Peringkat Tiga C/D/E     20.00 WIB
Pemenang Grup C vs Peringkat Tiga A/B/F    23.00 WIB
Senin, 27 Juni 2016
Pemenang Grup F vs Runner up Grup E    02.00 WIB
EB 7    Pemenang Grup E vs Runner up D    23.00 WIB
Selasa, 28 Juni 2016
Runner up Grup B vs Runner up Grup F    02.00 WIB
PEREMPAT FINAL
Jumat, 1 Juli 2016
Pemenang 16 Besar 1 vs Pemenang 16 Besar 2    02.00 WIB
Sabtu, 2 Juli 2016
Pemenang 16 Besar 3 vs Pemenang 16 Besar 4    02.00 WIB
Minggu, 3 Juli 2016
Pemenang 16 Besar 5 vs Pemenang 16 Besar 6    02.00 WIB
Senin, 4 Juli 2016
Pemenang 16 Besar 7 vs Pemenang 16 Besar 8    02.00 WIB
SEMIFINAL
Kamis, 7 Juli 2016
Pemenang QF 1 vs Pemenang QF 2    02.00 WIB
Jumat, 8 Juli 2016
Pemenang QF 3 vs Pemenang QF 4    02.00 WIB
FINAL
Senin, 11 Juli 2016
Pemenang SF 1 vs Pemenang SF 2    02.00 WIB

Biografi Adnan Buyung Nasution


Berita meninggalnya pengacara senior dan kondang ini Adnan Buyung Nasution mengagetkan kita. Pengacara senior ini telah banyak menangani kasus-kasus besar di tanah air. Buyung lahir di Jakarta, 20 Juli 1934. Hidupnya cukup sarat dengan tantangan. Sejak kecil, umur dua belas tahun, Buyung bersama adik satu-satunya Samsi Nasution sudah harus menjadi pedagang kali lima menjual barang loakan di Pasar Kranggan, Yogyakarta. Di pasar itu pula, ibunya, Ramlah Dougur Lubis berjualan cendol. Sementara itu, ayahnya, R. Rachmat Nasution, bergerilya melawan Belanda dalam Clash II pada 1947-1948. "Itu masa-masa sulit. Kami hanya makan tiwul, karena tak sanggup beli nasi," katanya seperti dikutip sebuah media cetak.

Sejak kecil, ia menjadikan ayahnya sebagai teladan. "Dia pejuang, caranya pun tidak pilih-pilih. Dia bergerilya membela Republik. Sikapnya jelas, antipenjajahan dalam bentuk apa pun," ujar Buyung tentang ayahnya. Kebanggaan Buyung tentu beralasan. Ayahnya memang sosok pejuang sejati: tidak hanya berjuang lewat gerilya, tetapi juga lewat informasi. Rahmad Nasution adalah salah seorang pendiri kantor berita Antara dan harian Kedaulatan Rakyat. Dia pula yang merintis berdirnya harian berbahasa Inggris The Time of Indonesia. "Dia menjadi semacam tokoh buat saya," kata Buyung lagi.


Rupanya, Buyung juga tidak mau ketinggalan dari ayahnya dalam soal perjuangan. Ketika SMP di 
Yogyakarta, ia ikut Mopel (Mobilisasi Pelajar) dan melakukan aksi protes pendirian sekolah NICA di 
Yogyakarta. Ia ikut merusak sekolah dan melempari guru-guru sekolah tersebut.


Memang, sejak kecil, Buyung sudah kelihatan berbakat Aktivis. Saat bersekolah di SMA Negeri I Jakarta, ia pun sudah menjadi Ketua Cabang Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia (IPPI). Kemudian, ia mengundurkan diri dan membubarkan organisasi itu karena mulai terkena bau-bau PKI dan membawa-bawa nama International Union of Student (IUS) yang kekiri-kirian.


Lulus SMA, Buyung hijrah ke Bandung dan mendaftar di Institut Teknologi Bandung (ITB), jurusan Teknik Sipil. Di sana ia aktif di Perhimpunan Mahasiswa Bandung. Tetapi ia hanya bertahan setahun di ITB, lalu pindah ke Fakultas Gabungan Hukum, Ekonomi, dan Sosial Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tidak lama di situ, pada 1957 ia pindah lagi ke Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan, Universitas Indonesia, Jakarta.


Lulus sarjana muda, sambil meneruskan kuliah, ia bekerja sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Istimewa Jakarta. Meski sudah menjadi jaksa, tetapi semangatnya sebagai 
Aktivis tidak pudar. Ketika itu ia sempat mendirikan sekaligus menjadi Ketua Gerakan Pelaksana Ampera. Selain itu, ia juga menjadi anggota Komando Aksi Penggayangan Gestapu. Bersama Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) ia ikut turun ke jalan sehingga diinterogasi oleh atasannya. Bahkan sempat dirumahkan selama satu setengah tahun alias diskorsing dari pekerjaannya sebagai jaksa. Ia tidak diberi pekerjaan dan tidak diberi meja di kantor. Buyung dituduh antirevolusi, anti-Manipol-Usdek.


Kemudian ia mendapat surat pindah tugas ke Manado. Lucunya, ia ditempatkan di Medan. Entah bagaimana, Buyung tidak srek dengan pemindahan itu. Akhirnya, pada 1968, Buyung meninggalkan baju jaksa. Selain itu, ia juga di-recall dari DPR/MPR. Sekitar setahun ia menganggur kemudian membentuk Lembaga Bantuan Hukum, Jakarta. Untuk mendukung kerja LBH, Buyung membuka kantor pengacara (advokat). Sekali jalan, dua-duanya berkembang. Kantor pengacaranya merupakan salah satu kantor pengacara terbaik di Indonesia. Sementara itu, LBH--kemudian menjadi YLBHI dan membawahi LBH-LBH--pun tumbuh besar dan kemudian dikenal sebagai lokomotif demokrasi.


Soal pendirian LBH ini Buyung punya cerita menarik. Ketika ia menjadi jaksa dan bersidang di daerah-daerah terpencil, ia melihat orang-orang yang menjadi terdakwa pasrah saja menerima dakwaan yang ditimpakan kepadanya. Dari sana ia berpikir, orang-orang kecil yang buta hukum itu perlu dibantu. "Bagaimana kita mau menegakkan hukum dan keadilan kalau posisinya tidak seimbang. Di situ saya berpikir, harus ada orang yang membela mereka," katanya.


Tetapi niat itu dipendamnya. Kemudian, saat buyung kuliah Universitas Melbourne, Australia, ia melihat bahwa di negara itu ada Lembaga Bantuan Hukum. Itu membuat ia sadar bahwa bantuan hukum itu ada pola, model, dan bentuknya. pada 1969, Buyung kembali ke Indonesia. Kemudian ia menyampaikan ide itu kepada Kepala Kejaksaan Agung Soeprapto. Soeprapto memang memuji ide itu, tetapi ia menganggap belum waktunya diwujudkan. Buyung menyadari saati itu memang belum mendukung gagasan tersebut.


Ia baru bisa merealisaskani idenya membentuk LBH setelah ia keluar dari Kejaksaan. Mula-mula gagasan itu dilontarkan kepada Profesor Sumitro dan Mochtar Lubis. Rupanya, Sumitro dan Mochtar cukup antusias mendukung ide itu. Namun, Sumitro menyarankan supaya Buyung membuka kantor advokat karena bagaimana pun Buyung harus memenuhi kebutuhan hidupnya. Tetapi sebelum Sumitro sempat membantu, dia keburu diangkat sebagai 
Menteri perdagangan.


Selanjutnya, Buyung yang izin praktek advokatnya sempat dicabut itu menemui Menteri Kehakiman Prof. Oemar Seno Adjie untuk mengkonsultasikan ide itu. Rupanya pak Menteri ini juga mendukung tapi menyarankan Buyung jadi advokat dulu supaya punya legalitas. Tanpa proses yang rumit, Buyung pun mendapatkan izin advokat, dan membuka kantor law firm. Tak lupa, ia juga mengajak beberapa temannya menjadi staf, seperti Nono Anwar Makarim, Mari'e Muhammad (bekas Menteri Keuangan). Kantor itu kemudian berkembang.


Kemudian, mulailah Buyung menyiapkan pendirian LBH. Ia mulai melakukan pendekatan dengan sejumlah advokat untuk mensosialisasi ide itu. Buyung tidak mau ada ganjalan untuk mewujudkan gagasannya. Soalnya, menurut Buyung, di beberapa negara LBH dimusuhi oleh para advokat. Tetapi syukur, ia tidak punya ganjalan apa-apa. Peserta Kongres Peradin (Persatuan Advokat Indonesia), terutama Yap Thiam Hien dan Lukman Wiryadinata (bekas Menteri Kehakiman), mendukung penuh gagasan itu.


Buyung juga melakukan pendekatan dengan pihak pemerintah. Ia menemui Ali Moertopo yang waktu itu menjadi asisten pribadi Presiden Soeharto dan menjelaskan ide itu seraya meminta ide itu disampaikan kepada Presiden, apakah presiden setuju atau tidak. Rupanya tak lama, ia dipanggil dan mendapat kabar bahwa Soeharto setuju dengan gagasan itu. Malah, ketika pembukaan LBH ia mendapat 10 skuter dari pemerintah.


Selain pemerintah pusat, Buyung juga mendekati pemerintah daerah DKI Jakarta. Ia menemui Ali Sadikin yang waktu itu menjadi gubernur. Rupanya, Ali juga satu suara dengan yang lain. Bahkan, yang mendukung bukan Ali sebagai pribadi, tetapi pemerintah daerah DKI Jakarta. Karena dukungan-dukungan itu, kemudian lahirlah LBH tanggal 28 Oktober 1970. Buyung pun tampil sebagai pemimpin LBH pertama kali.


Namun, ada satu hal yang tidak banyak diketahui dari si Abang ini, tak lain adalah namanya. Ternyata nama Buyung sebenarnya Adnan Bahrum Nasution. "Nama asli saya dalam akta kelahiran memang Adnan Bahrum Nasution," kata Buyung suatu kali kepada Kompas. Semasa kuliah, bahkan ketika menikah namanya masih tertulis Adnan Bahrum Nasution. Cuma memang ia tidak menulis lengkap namanya: Adnan Bahrum Nasution, tetapi Adnan B. Nasution.



Tetapi kawan-kawannya suka memanggilnya Buyung. Perekatan nama Buyung di tengah namanya itu terjadi ketika menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1964. Waktu itu petugas administrasi disana yang kerap mendengar sapaan Buyung terhadap si Abang, langsung saja menulis lengkap nama Adnan B. Nasution sebagai 
Adnan Buyung Nasution. Nama itulah yang kemudian dikenal banyak orang. Sumber Tempointeraktif 


sumber: http:// tokohindonesia.com