18 Orang Menjadi Korban Ledakan PT. Growth Sumatera

Ledakan PT. Growth Sumatera menyisahkan duka dalam bagi keluarga. 18 orang yang menjadi korban meledaknya kuali pemasak besi atau tanur setelah tali wire sling putus sehingga kuali tumpah yang menimbulkan ledakan keras. Perlu diketahui perusahaan ini merupakan perusahaan peleburan besi dan tanur ini merupakan dapur peleburan yang berisi cairan besi panas 1.500 derajat celcius.


Korban luka diakibatkan hawa panas cairan, karena kena material pabrik yang berhamburan ketika ledakan sampai sesak napas. Area sekitar pabrik sempat ditutup untuk memudahkan evakuasi.


Kecelakaan ini bukan yang pertama kali terjadi. Tahun 1986 kecelakaan serupa pernah terjadi dan merenggut nyawa 9 orang pekerja, tahun 2006 kecelakaan serupa terjadi yang mencederai belasan pekerja yang belakangan ada yang meninggal setelah beberapa hari dirawat karena luka bakar serius.


Melihat penyebabnya kuali tanur yang sering meledak akibat wire sling putus seharusnya pihak menejemen dapat mencegahnya dengan perawatan dan pergantian rutin. Karena biasanya wire sling yang akan putus memberi tanda dengan putusnya jalinan sehingga seperti rambut keriting. Belum lagi beban panas yang menjadi beban pressing wire sling tersebut pasti sangat tinggi.


Dari kabar yang beredar memang dapur tanur PT. Growth Sumatera masih manual yang rawan kecelakaan kalah safety dengan tanur pabrik baja tetangganya PT. Gunung Gahapi Sakti.


Semoga kecelakaan ini terakhir terjadi di PT. Growth Sumatera dan pihak menejemen lebih serius memperhatikan keamanan tanur tersebut agar korban jiwa tidak jattuh kembali. Karena luka bakar akibat tumpahan ini menjadi cacat tetap di kulit. Kasihan keluarga yang menjadi korban.



Powered by Telkomsel BlackBerry®

0 komentar:

Post a Comment

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.