Saat Ingin Ngemil Makanan Manis, Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh



Pembaca bagaimana jika tiba-tiba kita ber hasrat makan muncul dan membuat Anda duduk di meja makan, sambil mengunyah keripik kentang atau es krim cokelat dari dalam kulkas. Pernah atau bahkan sering mengalami hal serupa? Maka Anda perlu waspada. Hasrat makan yang berlebihan bisa jadi pertanda adanya masalah pada kesehatan.

Bukan hanya menyebabkan tubuh menjadi gemuk, tapi juga sinyal seseorang mengalami kekurangan mineral, kurang kalori atau akibat dari gaya hidup tidak sehat. Hasrat mengonsumsi makanan manis, asin atau gurih punya tanda-tanda yang berbeda dalam memprediksi kondisi kesehatan. Tiga godaan makan paling umum ini bisa jadi panduan bagi Anda untuk menjalani pola makan yang lebih sehat, seperti dikutip dari Gal Time.

1. Sweet Tooth

Jika Anda selalu menginginkan makanan manis, biasanya karena tubuh mencoba meningkatkan serotonin; hormon pembangkit rasa bahagia di dalam otak. Ketika Anda mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat seperti cokelat, es krim dan berbagai penganan manis lainnya, gula yang terkandung di dalamnya akan meningkatkan serotonin dengan cepat dan membuat mood segera lebih baik. Hasrat makan manis juga menandakan kalau tubuh memerlukan tambahan energi.

Anda juga cenderung ingin makanan manis saat pukul 4 sore atau menjelang malam, ketika tubuh terasa lelah. Jika Anda tipe orang yang sering 'lupa makan', tubuh juga akan memicu otak untuk 'craving' makanan manis. Jika hasrat makan manis ini terus dituruti, Anda berisiko terkena diabetes atau kegemukan ke depannya nanti. Tapi ada cara yang lebih sehat untuk memuaskan keinginan makan manis dan meningkatkan serotonin, yaitu menggantinya dengan makan buah-buahan segar seperti pisang, melon atau semangka. Anda juga bisa membuat smoothies buah-buahan yang dicampur dengan yoghurt rendah lemak.

2. Meat Lover

Anda selalu ingin makan burger, steak, sop buntut atau daging asap sampai tidak bisa tidur. Jika itu yang terjadi, kemungkinan Anda kekurangan zat besi. Daging merah merupakan sumber zat besi yang baik dan ketika tubuh Anda mulai kekurangan nutrisi penting ini, bisa memicu hasrat yang kuat untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi demi memenuhi kebutuhan tersebut. Makan daging merah sesekali baik untuk tubuh, tapi jika dimakan setiap hari juga bisa berbahaya. Bisa menyebabkan kolesterol tinggi, belum lagi pencernaan yang akan bekerja terlalu berat untuk mengolahnya. Anda bisa mendapatkan zat besi dari sumber selain daging seperti telur atau ayam. Bagi vegetarian, bisa menggantinya dengan kacang-kacangan.

3. Salt Lover

Setiap makan, Anda selalu menambahkan garam ke dalam makanan meskipun rasa asinnya sudah cukup. Hasrat ngemil keripik, cheese stick atau pretzel juga sangat kuat hingga tiap hari Anda ingin memakannya. Itu bisa jadi salah satu pertanda Anda kekurangan mineral. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang kebutuhan harian kalsiumnya tidak tercukupi, hasrat mengonsumsi makanan asin lebih tinggi. Asupan makanan mengandung sodium (biasa terdapat dalam garam) bisa menambah tingkat kalsium. Tapi sifatnya hanya sementara.

Wanita yang PMS juga bisa mengalami kekurangan kalsium. Itulah sebabnya saat menjelang haid, nafsu makan wanita (terutama terhadap makanan asin) bertambah secara signifikan dibandingkan hari normal. Bukan itu saja, hasrat kuat mengonsumsi makanan asin juga bisa timbul jika fisik Anda sangat aktif dan banyak berkeringat. Terlalu banyak konsumsi sodium dalam garam bisa membuat hipertensi dan sejumlah masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu jika ingin menambah mineral yang diperlukan tubuh, Anda tidak harus mengandalkan makanan dengan kandungan garam tinggi. Bisa diganti dengan air kelapa murni.







0 komentar:

Post a Comment

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.