Dunia Pendidikan Nasional Siaga Satu!

 Belum hilang di ingatan kita, tentang kontroversi rencana Pemerintah Prabumulih Sumatra Selatan yang berencana menjalankan tes keperawanan bagi siswi SMA, sekarang muncul kembali  di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Sabang, Provinsi Aceh, yang mengharuskan Siswa kelas 7 harus mengisi formulir berisi kuesioner tentang data kesehatan. Di antara yang harus diisi adalah ukuran kelamin dan payudara.

Surahman Hidayat anggota komisi X DPR RI, ketika di hubungi mengatakan bahwa, " Dunia pendidikan Nasional, siaga satu!

Munculnya keinginan institusi pendidikan untuk meredam maraknya penyimpangan moral di kalangan siswa di satu sisi saya apresiasi,  di sisi yang lain saya merasa sangat prihatin dengan ketidakmauan pemerintah dalam hal ini Kemdikbud yang tidak serius untuk membuat regulasi penambahan jam belajar agama.

Saya sudah sering katakan ini, sebab wilayah moralitas itu ada di pendidikan agama. Munculnya inisiatif pemerintah daerah, lembaga sekolah,  seperti melakukan tes keperawanan, angket isian ukuran kelamin siswa laki-laki, lingkar payudara bagi siswi, menunjukkan betapa dunia pendidikan nasional telah kehilangan arah, dalam kondisi kebingungan, tidak memiliki konsep yang jelas, untuk mengatasi masalah moralitas para siswa-siswi nya.

Saya meminta kepada Kemdikbud untuk segera mungkin menyelamatkan generasi muda bangsa,  dengan membuat regulasi nasional, menghadirkan konsep Pendidikan Karakter, tutup Surahman. (sbb/dkw)



0 komentar:

Post a Comment

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.