Konser Lady Gaga di Indonesia


Lady Gaga berhasil menyihir masyarakat Indonesia. Tiga bulan jelang konsernya di Jakarta, 35.000 tiket dari 40.000 tiket yang disediakan penyelenggara sudah terjual. Wajar jika konser penyanyi yang mempunyai julukan Poker Face ini dikatakan fenomenal. Alasannya, pertama, konser baru digelar pada 3 Juni 2012 nanti atau tiga bulan lagi.

Ini artinya para Little Monster (julukan fans Lady Gaga) di Tanah Air tidak mau ketinggalan menyaksikan konser yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta ini.Kedua, harga tiket yang cukup mahal untuk kelas masyarakat Indonesia. Promotor Big Daddy selaku penyelenggara mematok harga mulai dari Rp465.000 untuk tribune II serta masingmasing festival dan tribune I Rp750.000,tribune III (khusus wanita) Rp1,25 juta, reserved tribune Rp1,25 juta, serta gold circle Rp2,25 juta.

Fenomena ludesnya tiket konser dengan harga tinggi beberapa bulan sebelum hari H memang bukan kali ini saja. Pada 2011,konser Justin Bieber juga setali tiga uang.Sebanyak 10.000 lembar tiket dengan harga antara Rp500.000 hingga Rp1 juta juga habis beberapa bulan sebelum konser. Beberapa konser lain juga sama. Kemarin penjualan pre-sale tiket konser Lady Gaga bertajuk The Born ThisWay Ballini dibuka di FX Plaza Jakarta.

Antusiasme yang tinggi untuk menyaksikan langsung penampilan penyanyi bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini menyebabkan tiket terjual dalam waktu singkat. Gerbang tiket dibuka sekitar pukul 09.00 WIB, dari rencana awalnya yang dibuka pada pukul 10.00 WIB.Cara ini ditempuh pihak promotor karena melihat antrean yang sudah mengular sejak dini hari kemarin, bahkan sejak Jumat (9/3) malam.

Beberapa penggemar memang rela menginap di FX Plaza demi mendapatkan antrean terdepan. Pada Jumat (9/3) malam deretan antrean semakin panjang ketika masuk dini hari kemarin. Berdasarkan pantauan harian Seputar Indonesia (SINDO) sekitar pukul 11.00 WIB, para penggemar masih terlihat tertib membentuk antrean panjang yang mengular dan dibatasi pagar besi.

Wajah-wajah lelah terlihat dari raut muka mereka.Beberapa di antaranya bahkan tak mampu menahan rasa kantuk dan tertidur sambil mengantre hingga ke Jalan Jenderal Sudirman. Bahkan guyuran hujan di pagi hari hingga siang tak menyurutkan niat para Little Monster untuk bertahan di barisan antrean. Nia, salah satu penonton dari Bandung, mengaku mengantre sejak pukul 02.30 WIB kemarin.

“Kita ngantre dari jam segitu karena takut kehabisan tiketnya. Belum tenang kalau nggak megang tiketnya,” ujar Nia, 19, yang datang bersama tiga temannya dari Bandung. Adapun Lia, penggemar dari Bekasi, mengaku mengantre sejak pukul 01.00 WIB.Rasa kantuk dan lelah karena mengantre sejak dini hari berbuah manis dengan mengantongi empat lembar tiket.“Saya beli tiket yang festival empat tiket.

Senang banget akhirnya dapat,” ungkapnya. Promotor membuka 10 gerai untuk menjual sekitar 40.000 tiket. Setiap pembeli hanya boleh membeli maksimal empat tiket dan disertai kartu tanda pengenal. Cara ini ditempuh untuk menghindari calo. Pihak promotor juga menawarkan program khusus untuk para pelajar dengan cicilan sebanyak dua kali.Pembayaran pertama sebesar 50% dan sisanya sebulan kemudian.

Untuk menjaga keamanan penjualan tiket ini, pihak promotor menyiagakan ambulans untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan. Selain ambulans, 30 personel dari Polsek Tanah Abang dan Polda Metro Jaya juga diturunkan. Pengamanan antrean ribuan manusia terlihat tertib. Sejumlah kafe dari dalam gedung juga menggunakan kesempatan ini untuk menjual makanan dan minuman siap saji kepada para pengantre.

Pihak keamanan dan satpam gedung juga menempatkan sejumlah kursi pada satu sudutantreanagarmerekayang telah mencapai posisi tersebut dapat melepas lelah terlebih dahulu. Namun, tidak banyak yang mau duduk dan tetap berdiri karena tampaknya enggan diserobot. Michael Rusli, President Director Big Daddy, mengakui tingginya antusiasme penonton LadyGagadi TanahAir.

Baru dua jam loket tiket dibuka, 26.000 lembar sudah terjual. Michael menambahkan,dari pantauannya hingga pukul 15.30 WIB sebanyak 35.000 lembar tiket sudah terjual.Tiket juga dijual melalui www.myticket.co.id. Michael menambahkan,pada konser nanti, penyanyi kelahiran New York 28 Maret 1986 ini akan membawa 39 kontainerberisi peralatan pendukung konser langsung dari negara asalnya dengan menggunakan tiga pesawat Boeing 747.

Tak hanya itu, peraih 5 Grammy Awards ini akan menggunakan sembilan pesawat jet pribadi. “Sebanyak 39–42 kontainer masih estimasi. Dalamnya apa saja, saya belum tahu. Yang pasti mereka bakal bawa sound, semuanya deh.Total artis dan kru semuanya berjumlah 140 orang,” ujarnya di Senayan City,Jakarta,Kamis (8/3).

Michael menuturkan, untuk mendapatkan izin menggelar konser di SUGBK tidaklah mudah karena ada larangan menginjak rumput stadion. Oleh karena itu,pihaknya akan menggunakan grass covering guna menghindari kerusakan rumput. “Grass covering ini barangnya tidak ada di Indonesia, langsung didatangkan dari Jerman. Butuh waktu 4 jam untuk menutup satu lapangan bola,”kata Michael.

Michael juga mengatakan, konser Lady Gaga di Tanah Air adalah yang termegah di Asia. Konser yang akan berlangsung selama dua jam dengan 26 lagu ini akan berkonsep teatrikal mengisahkan perjalanan hidup Lady Gaga.Di Singapura konser akan digelar pada 28 Mei,tetapi dalam bentuk tak sebesar di Tanah Air.Harga tiket konser di Singapura pun lebih mahal, yaitu antara Rp4,5 juta hingga Rp9,5 juta.
Sumber: seputar-Indonesia

0 komentar:

Post a Comment

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.