Banjir Dahsyat Thailand Pengaruhi Produksi Mobil di Indonesia


Bencana alam kembali melanda dan kali ini negeri Gajah putih mendapat giliran. Banjir Dahsyat Thailand yang menyebabkan 315 orang tewas juga benar-benar mempengaruhi perekonomian Thailand. Demikian  juga membuat sentra ekonomi Thailand terganggu dalam memasok kebutuhan bahan baku industri baik di Thailand maupun di Negara pengimpor bahan baku industri yang berasal dari Thailand. Setelah 762 pabrik, giliran tiga produsen mobil Jepang ternama dunia Honda, Toyota dan Isuzu yang berencana untuk memperpanjang penghentian produksinya di Thailand. Hal ini membuat pusing ketiga produsen mobil tersebut di Indonesia.

Akibat kondisi itu, pabrik-pabrik mobil Jepang di Indonesia juga terpengaruh itu karena Toyota Motor menghadapi kesulitan dalam pengadaan suku cadang karet dan plastik yang biasanya datang dari pabrik-pabrik di Thailand, Indonesia seperti halnya Thailand adalah sentra produksi utama dan pusat penjualan untuk mobil di Asia Tenggara. Hal ini di khawatirkan akan mempengaruhi jumlah produksi mobil tahun ini.

Toyota mengatakan hasil produksi mobil saat ini belum terpengaruh. Tapi, jika situasi tidak membaik, beberapa bagian suku cadang diperkirakan mulai habis pada pertengahan November. Untuk menghindari terganggunya produksi mobil di Indonesia, Toyota mulai beralih untuk mengimpor suku cadang dari Cina dan Vietnam untuk mengisi kekurangan.

Nissan dan produsen mobil lain dari Jepang juga mempelajari kemungkinan untuk mencari pemasok dari daerah lain di wilayah itu untuk menghindari terganggunya produksi.
Sumber : liputan6.com

1 komentar:

  1. semoga rakyat Thailand tabah menerima musibah ini

    ReplyDelete

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.