WISMA ATLET PERTARUHAN DEMOKRAT

Ketika sebuah even olahraga bertaraf internasional membawa harapan akan terciptanya prestasi ciamik bagi negeri . Prestasi yang diukir dapat dijadikan obat rakyat karena bulan-bulanan ditipu laku tak terpuji pejabat yang bermental kotor. Tapi lagi-lagi rakyat untuk kesekian kali di suguhkan tontonan kotor pejabat. Prestasi yang diharapkan muncul dari uang rakyat malah dibagi tikus-tikus got yang kotor. Pejabat DPR yang digaji puluhan juta tega mengkorupsi dana miliaran rupiah dana pembangunan wisma atlet yang sebenarnya tak terlalu bermanfaat ini. Sudah evennya tak bermanfaat dikorupsi lagi. Sebenarnya skala prioritas kita ada pembangunan infrastruktur agar terbuka luas lapangan kerja agar TKI tak memgemis pekerjaan di negara tetangga. Tapi pembangunan wisma atlet ini disinyalir dapat menjadi sumber dana partai menyongsong PEMILU 2014. Nazarudin sempat berkoar sebelum tertangkap bahwa dana yang didapatnya dibagikan pada beberapa pentolan partai, namun setelah tertangkap buungkam seribu bahasa. KPK pun seperti kehilangan taji. Seperti biasanya pejabat tak akan tertangkap jika masih aktif.
Mungkin inilah penyebab mengapa bencana datang bertubi-tubi karena pejabat zolim pada rakyatnya . Biasanya kasus seperti ini akan tenggelam , semoga tuhan mengazab pejabat - pejabat yang biadab .Ketika sebuah even olahraga bertaraf internasional membawa harapan akan terciptanya prestasi ciamik bagi negeri . Prestasi yang diukir dapat dijadikan obat rakyat karena bulan-bulanan ditipu laku tak terpuji pejabat yang bermental kotor. Tapi lagi-lagi rakyat untuk kesekian kali di suguhkan tontonan kotor pejabat. Prestasi yang diharapkan muncul dari uang rakyat malah dibagi tikus-tikus got yang kotor. Pejabat DPR yang digaji puluhan juta tega mengkorupsi dana miliaran rupiah dana pembangunan wisma atlet yang sebenarnya tak terlalu bermanfaat ini. Sudah evennya tak bermanfaat dikorupsi lagi. Sebenarnya skala prioritas kita ada pembangunan infrastruktur agar terbuka luas lapangan kerja agar TKI tak memgemis pekerjaan di negara tetangga. Tapi pembangunan wisma atlet ini disinyalir dapat menjadi sumber dana partai menyongsong PEMILU 2014. Nazarudin sempat berkoar sebelum tertangkap bahwa dana yang didapatnya dibagikan pada beberapa pentolan partai, namun setelah tertangkap buungkam seribu bahasa. KPK pun seperti kehilangan taji. Seperti biasanya pejabat tak akan tertangkap jika masih aktif. Mungkin inilah penyebab mengapa bencana datang bertubi-tubi karena pejabat zolim pada rakyatnya . Biasanya kasus seperti ini akan tenggelam , semoga tuhan mengazab pejabat - pejabat yang biadab .

2 komentar:

  1. Entah kapan prilaku elit politik berpihak pada rakyat, sepertinya tak punya nurani. Pantaslah jika bencana dimana-mana karena rakyat kecil menyumpahi orang-orang terhormat.

    ReplyDelete

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.