10 Cara Smartphone Merusak Liburan Anda

Hadirnya teknologi memang memudahkan, tapi ada juga efek samping dari gadget yang satu itu untuk merusak liburan Anda. Berikut 10 cara smartphone merusak liburan.

Ponsel yang terhubung langsung dengan internet membuat para penggunanya seakan terhipnosis dengan benda yang satu itu. Dari Huffington Post, Rabu (13/11/2013) smartphone merusak liburan Anda dengan 10 cara:

1. Saat melihat sebuah destinasi bersejarah atau yang keren, seringnya traveler tidak memikirkan latar belakang dari bangunan tersebut. Alih-alih memikirkan sejarahnya, banyak pengguna smartphone memikirkan dari angle mana akan mengambil foto, dan menggunakan filter apa foto ini diambil.

2. Traveler pengguna smartphone tidak akan kaget saat hotel yang dipilih punya bar di kolam. Karena mereka sudah mengetahui hal ini saat virtual tur via internet. Padahal ini bisa jadi kejutan menyenangkan saat check in di hotel tersebut.

3. Bukannya memperhatikan benda-benda di museum, pengguna smartphone akan lebih sibuk mengunduh aplikasi museum tersebut. Sehingga, secara tak sadar mereka telah menghabiskan banyak waktu sibuk dengan gadgetnya.

4. Pengguna smartphone tidak akan tenang menonton kembang api yang cantik karena ingin mencari tempat terbaik untuk memotretnya.

5. Pengguna smartphone akan jarang bertanya pada penduduk lokal atau turis lain mengenai arah. Karena mereka sudah punya Google Maps di ponsel. Ini berarti, mereka akan mengenal lebih sedikit teman karena lebih sibuk dengan ponsel.

6. Para pengguna tak perlu bertanya pada penduduk lokal di mana tempat makan enak dan asyik karena semua sudah ada di internet. Padahal, bertanya dan mengobrol dengan penduduk lokal merupakan kegiatan yang bisa memperkaya pengetahuan dan jiwa.

7. Saat di restoran, kebanyakan pengguna smartphone tidak perlu meneliti buku menu karena sudah tahu menu favorit dari internet.

8. Pengguna smartphone akan berlomba-lomba mengupload foto di media sosial seperti Path, Instagram, Facebook dan Twitter. Semakin cepat semakin baik. Juga, mereka tidak mau kalah dalam berbagi 'kebahagiaan' liburan.

9. Saat berada di sebuah tempat keren dan gaul, hal pertama yang dilakukan adalah Check In via Foursquare atau Path untuk menandakan mereka sedang liburan. Padahal, melihat sekeliling dan menikmati pemandangan jauh lebih menyenangkan dari itu.

10. Para pengguna tidak lagi tertarik dengan pemandu wisata karena dianggap sudah mendapat seluruh informasi via Wikipedia. Padahal, mendapatkan informasi langsung dari pemandu tentu lebih berbobot dan seru.













0 komentar:

Post a Comment

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.