Khadafi Tewas di Sirte

Tokoh pemimpin dunia ini akhirnya menghembuskan nafas di tempat persembunyiannya. Kabar kematian Moammar Khadafi langsung menyebar keseluruh dunia. Gambar yang menyedihkan memperlihatkan  Moammar Khadafi yang dalam keadaan berdarah dan diarak oleh prajurit Dewan Transisi Nasional (NTC), langsung beredar ke seluruh dunia. Pertanyaan saat ini, siapa penarik pelatuk dari senjata yang menewaskan Khadafi?

Hingga kini masih tidak jelas siapa algojo yang melepaskan tembakan yang menewaskan Khadafi. Akan tetapi gambar yang beredar, mungkin menjelaskan hidup Khadafi yang tiba-tiba kacau dan mendekati ajalnya. 

Dalam rekaman video memperlihatkan Khadafi masih dalam keadaan hidup saat dirinya ditangkap di Sirte. Selama berbulan-bulan Khadafi di kepung di tanah kelahiran yang menjadi benteng pertahanan terakhirnya. Menteri Pertahanan era Khadafi Younus juga tewas sementara salah satu anaknya ditangkap dalam keadaan terluka. Namun masih ada salah seorang anak Khadafi Yusuf Islam yang kabur ke Niger. Tubuh tuanya ditarik-tarik oleh seseorang dari sebuah mobil dan beberapa prajurit menarik rambutnya hingga dirinya jatuh ke jalan.

"Biarkan dia hidup, biarkan dia hidup," ungkap seseorang, yang kemudian disertai suara tembakan. Kemudian rekaman pun terhenti dan pada akhirnya dunia mengetahui telah tewas.

"Mereka menangkapnya dalam keadaan hidup dan ketika dirinya dibawa, mereka (massa) memukulinya dan kemudian membunuhnya. Kemungkinan besar dia melakukan perlawanan," ungkap seorang pejabat tinggi NTC, seperti dikutip Reuters, Jumat (21/10/2011).

Sebenarnya apa yang terjadi di lapangan, khususnya di dalam video berbeda dengan keterangan yang dikeluarkan oleh NTC. Mereka mengatakan Khadafi tewas saat terjadi baku tempat dengan para penangkapnya. 

"Dia tewas akibat tertembak pada bagian kepala," ungkap Perdana Menteri Libya Mahmoud Jibril.

Pertanyaannya saat ini, siapakah yang menjadi algojo bagi mantan penguasa Libya selama 42 tahun tersebut. Yang jelas Khadafi tewas di tangan rakyatnya yang selama ini melakukan perlawanan terhadapnya. Rakyat ini pula yang selalu disebut Khadafi sebagai tikus. Akankah kematian Khadafi menyelesaikan masalah di Libya?

0 komentar:

Post a Comment

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.