9 RUMUSAN JITU MOTIVASI


Motivasi merupakan unsure penting dalam organisasi. Motivasi merupakan rohnya kesuksesan suatu organisasi. Dalam mengelola motivasi diperlukan rumusan yaitu:
  1. Kita harus termotivasi agar dapat memotivasi, merupakan suatu hal mustahil jika kita akan memotivasi orang lain jika kita loyo , tak bersemangat dan tak termotivasi. Jadi jika anda ingin memotivasi orang lain, anda harus memotivasi diri anda terlebih dulu. Bagaimana mungkin kita dapat mengharapkan bawahan kita bersemangat dan termotivasi dengan arahan kita sementara kita sendiri loyo dan lesu darah. Jika kita termotivasi tentunya kita akan menjadi teladan bagi bawahan kita.
  2. Motivasi memerlukan Sasaran (goal),  Pribadi maupun organisasi untuk menjadi termotivasi tentu harus mempunyai sasaran yang jelas dan terperinci. Sasaran dapat berupa kuantitas seperti misalnya target produksi 10 unit perjam yaitu : target yang berupa angka-angka. Adanya juga target yang berupa kualitas yaitu: target yang berupa pencapaian dalam hal mutu. Inti semua itu adalah sasaran harus jelas dan terperinci agar memudahkan membuat langkah-langkah pencapaiannya.
  3. Motivasi sekali tercapai tidak pernah berlangsung selamanya. Motivasi yang telah kita capai perlu
  4. Motivasi memerlukan pengakuan.  Motivasi dalam aplikasinya memerlukan pengakuan apabila telah mencapai target atau tujuan yang ditetapkan. Pujian dan hadiah merupakan salah satu bentuk pengakuan yang efektif dari suatu keberhasilan. Akan lebih baik jika pujian dan hadiah diberikan di depan public dalam suatu acara, jika kita menghukum sebaiknya jangan dipublikasikan karena akan memalukan orang itu.
  5. Partipasi membangkitkan Motivasi. Pesan ini menyiratkan bahwa akan sangat baik dengan mengikuti kegiatan atau acara yang dapat membangkitkan motivasi. Karena dengan ikut serta biasanya kita akan merasa terpacu untuk ikut serta dalam mencapai tujuan dibandingkan kita hanya menonton, menilai, atau mencibir kegiatan tersebut.
  6. Melihat diri sendiri melangkah maju akan membangkitkan motivasi kita. Jika kita melihat diri sendiri berhasil, dihargai, sukses tentu akan membangkitkan motivasi dan rasa percaya diri kita, sebaliknya jika kita melihat diri kita gagal, bodoh maka kita akan lesu darah dan menurunkan motivasi.
  7. Tantangan Hanya akan memotivasi jika ada peluang memenangkannya. Untuk menghadapi tantangan suatu kegiatan atau pekerjaan perlu motivasi untuk menyelesaikan. Tetapi tujuan atau tantangan itu haruslah logika dan ada peluang untuk memenangkannya barulah motivasi timbul, tetapi jika tantangan tersebut mustahil akan tercapai maka motivasi tak akan timbul. Contohnya Tukang becak lebih terpacu untuk mendapatkan penghasilan 100.000 rupiah perhari ketimbang berangan-angan berangkat ke bulan.
  8. Setiap orang punya sumbu penyulut Motivasi. Ada hal-hal yang dapat membangkitkan motivasi. Entah itu hal yang kecil atau hal yang besar yang jelas setiap mempunyai penyulut motivasi yang berbeda. Dengan rasa kasih sayangnya si ibu rela bercapek ria merawat bayinya.
  9. Kebersamaan dalam kelompok akan memotivasi. Lingkungan juga berpengaruh terhadap motivasi. Jika kita bergabung dengan orang yang bersemangat maka kita akan ketularan semangatnya, sebaliknya jika kita bergabung dengan orang yang loyo maka kita akan ketularan loyonya.

0 komentar:

Post a Comment

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.