Nazaruddin Kabur Atas Suruhan Anas


 Melalui wawancara lewat telepon sebuah stasiun televisi swasta, Muhammad Nazaruddin mengaku dapat perintah Anas Urbaningrum agar kabur ke Singapura untuk menghindari kemelut terkait kasus suap Sesmenpora
“Saya pergi ke Singapura atas perintah Anas Urbaningrum,” ujar Nazaruddin kepada stasiun televisi swasta, Selasa (19/7).

Menurut Nazaruddin sebelum dia kabur ke Singapura, Anas Urbaningrum, Saan Mustopa dan dirinya berkumpul di DPP. Saat itu kasus suap Sesmenpora mulai menyeruak ke permukaan.

Kalau masalahnya meledak ente berangkat ke Singapura. Kalau ada perubahan pemerintah ente pulang. Dia bilang sudah lah ente sabar dulu,” tutur Nazaruddin menirukan ucapan Anas.

Waktu itu Nazaruddin menyatakan tidak mau, karena ia tidak mau berpisah dengan keluarganya. Tapi Anas terus mendesak agar secepatnya kabur ke Singapura.

“Udahlah ente pergi dulu ke Singapura, tiga tahun di sana, setelah nanti ada perubahan pemerintah ente balik ke Indoensia,” desak Anas Urbaningrum seperti diungkap Nazaruddin.

Terkait dengan adanya politik uang saat konggres Partai Demokrat, Nazaruddin menyatakan bahwa itu benar. Bahkan SBY menurutnya, sudah mengetahui politik uang saat kongres itu.

Politik uang itu terbongkar, saat salah satu kandidat yang kalah menemukan bukti soal politik uang itu. Akibatnya terjadi keributan setelah konggres usai. “Untuk meredam itu, kemudian Anas mengakomodir kader-kader lain masuk dalam DPP,” kata Nazaruddin. (Komhukum.com)

1 komentar:

Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan komentar.